Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

MEMAHAMI DAN MENANGANI BILANGAN

Perkembangan matematik yang positif tidak tergantung terutama pada seberapa banyak pengetahuan yang telah didapat siswa dalam matematika, melainkan pada kualitas pengetahuannya itu. Jumlah pengetahuan yang dimiliki siswa dalam ranah matematika, yaitu pengetahuan yang spesifik dalam ranah kuantitas, dapat kemudian diekspresikan sebagai fungsi jumlah ruangan yang “ditempati” oleh kepingan-kepingan informasi yang spesifik kuantitas itu. Akan tetapi, dimensi kualitas di dalam tempat penyimpanan pengetahuan matematik itu dapat digambarkan sebagai unit sosial yang fungsional. Berdasarkan sistem kontrol umum yang menyeluruh, kepingan-kepingan informasi yang relevan diaktifkan, maka strategi pemecahan masalah yang efisien dipilih untuk memecahkan soal-soal matematika. Untuk informasi yang lebih rinci silahkan anda download DI SINI

HIMPUNAN KELAS 7 SMP

JENIS-JENIS HIMPUNAN himpunan berhingga adalah suatu himpunan yang jumlah anggotanya dapat dihitung. Contohnya D = {bilangan genap kurang dari 10} atau A = {2,4,6,8}. Himpunan D jumlah angotanya dapat dihitung yaitu sebanyak 4 buah. Himpunan tak hingga adalah suatu himpunan yang jumlah anggotanya tidak terbatas atau tak hingga. Contohnya: A= {bilangan genap}, B= {bilangan ganjil} Himpunan kosong adalah suatu himpunan yang tidak memiliki anggota sama sekali. Himpunan kosong dilambangkan dengan tanda {}. Contohnya B = {bilangan genap antara 2 dan 4}. ditulis B={}={0}. Himpunan equal/himpunan sama adalah himpunan yang anggotanya sama contohnya A= {b,c,d} B={d,c,b} A=B Himpunan ekuivalen adalah himpunan-himpunan yang jumlah anggotanya sama. Contohnya A= {b,c,d} B={d,c,b} A jumlahnya sama dengan B Himpunan semesta adalah himpunan dari semua unsur yang sedang dibicarakan. Himpunan semesta juga disebut himpunan uiversal dan ditulis dengan huruf S. contohnya: A = {1,3,5,7,9} h

LATIHAN MID SEMESTER GENAP MATEMATIKA

U l an g a n t e n g a h se m e s t er (Ulangan Mid Semester) ada l a h k eg ia t a n y an g di l ak u ka n o leh p e ndidi k u n tu k m e n g uku r p e n c apaia n komp e t e n si p ese r t a didi k se t el a h m el ak s ana k a n 8 – 9 min ggu k eg iata n p e mb el a j a r a n . C akupa n u l an g a n m el iput i sel u r u h ind i kato r yan g m e r e p r ese nta s ika n sel u r u h KD pad a p e r iod e t e r se bu t ( P e r m e ndikn a s N omo r 2 0 Tahu n 200 7 t e ntan g St an da r P e ni l aian ) ; Ulangan Mid semester tiap-tiap sekolah berbeda-beda, namun kebanyakan ulangan mid semester dilakukan setelah melakukan 2 kali Ulangan Harian. Berikut latihan soal untuk Midsemester Matematika, silahkan pilih sesuai Bab yang telah diajarkan di sekolahnya. 1. Matematika 7 SMP 2. Matematika 8 SMP 3. Matematika X SMA 4. Matematika XI IPS 5. Matematika XI IPA 6. Matematika 4-6 SD Contoh Soal Ul

TEKNIK MENGUADRATKAN SUATU BILANGAN DENGAN MUDAH

Operasi hitung perkalian sudah diajarkan sejak di sekolah dasar (SD) kelas II semester 2, namun kadang siswa masih mengalami kesulitan apabila melakukan operasi hitung perkalian secara cepat. Terutama, ketika mereka harus menguadratkan suatu bilangan secara mudah dan cepat. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini penulis akan mengulas tentang bagaimana cara/teknik menghitung kuadrat suatu bilangan. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain dengan menggunakan teknik sebagai berikut. Kuadrat suatu bilangan 1. Keunikan Angka "5": contoh: 25 2 = .....? Jawab: langkah 1. 5 2 = 25 Langkah 2. Kakaknya 2 siapa? Ya betul “3” sehingga 2x3 =6 Langkah 3. Hasil akhir 625 . 2. Mengkuadrat kan suatu bilangan: 14 2 = .....? Jawab: langkah 1. 4 2 = 16 Langkah 2. Dua kali angka “4” dan “1” adalah 8 (2x4x1=8) Langkah 3. 1 2 = 1 Langkah 4. Buat penjumlahan bersusun:

MODEL KARTU BILANGAN POSITIF DAN NEGATIF

Pada kesempatan ini penulis akan membahas tentang alat peraga yang dapat digunakan untuk membelajarkan materi operasi hitung perkalian bilangan bulat. Alat peraga yang dimaksud ada dua, yaitu: (1) model kartu bilangan positif dan negatif, dan (2) garis bilangan bulat. Kedua alat tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan operasi hitung perkalian bilangan bulat. Namun pada kesempatan kali ini penulis hanya akan membahas tentang penggunaan alat peraga model kartu bilangan bulat positif dan negatif. Siswa cenderung mengalami kesulitan belajar menjumlahkan atau mengurangkan bilangan bulat. Ada beberapa penelitian cara menentukan hasil penjumlahan atau pengurangan bilangan bulat, diantaranya Penjumlahan dan pengurang bilangan bulat dengan media kancing berpasangan: Langkah 1. Siapkan kancing berpasangan (kancing Positif dan negatif) secukupnya langkah 2. Jelaskan kancing positif mewakili bilangan positif, kancing negatif mewakili bilangan negatif dan nol gabungan keduanya. langkah 3. Lakuk