Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

RPP IHT Sekolah SMAN 8 Batam

Pada Tujuan Pembelajaran (menggambarkan proses dan ha­ sil belajar dalam permendiknas no. 41 tahun 2007 ) Catat: Jika anak sudah mencapai/sukses KD (punya kompetensi pada KD) รจ Hasil/ kompetensi anak, Jika anak sudah mencapai/sukses indikator yang dijabarkan dari KD ==> Hasil anak juga. Tujuan pembelajaran membuat siswa mencapai indikator 1.     Siswa dapat …(Indikator) … dst A.    Pendahuluan (10 Menit) (Rekomendasi minimal 4 point) ·          Salam dilanjutkan dengan doa sebagai implementasi nilai religius ·          Pengkondisian kelas , menyiapkan anak untuk penerimaan informasi seperti: mengecek kehadian siswa, pembiasaan nilai disiplin (seragam, kebersihan, kerapian, atau info2 penting terkait tatib sekolah). ·          Apersepsi dan motivasi, penambahan prasyarat konsep. ·          Penyampaian tujuan pembelajaran ( ini wajib disampaikan ) ·          Penyampaian aturan-aturan diskusi kelompok (seperti adab bertanya,menyanggah dan mengomentar

SILABUS MATEMATIKA IHT Internal SMAN 8 Batam

Pada Silabus kegiatan pembelajaran ada 3 aktivitas: TM = suksesnya indikator/ bergantung kecepatan anak Catat: 1 indikator bisa 1 x pertemuan disesuaikan dengan intake siswa. PT = pertemuan/ jam pelajaran per 45 menit KMTT Perbedaan antara indikator dengan tatap muka, indikator wajib menggunakan KKO yang dapat diukur tetapi TM menggunakan kata kerja aktivitas siswa Untuk suksesnya indikator C1 ==> ciri- ciri dari suatu informasi/ materi berhadapan dengan fakta -           Pada TM harus meng “indera” C2 ==> aktivitas (Mengkaji pustaka/ mendiskusikan/ Tanya jawab/ wisata lingkungan) berhadapan dengan konsep C3 ==> berhadapan dengan prinsip C4 ==> berhadapan dengan prosedur PT = tugas yang dirancang guru secara teratur untuk menyelesaikan kasus. Fungsinya untuk penguatan pencapaian KD, dengan prasyarat TM harus selesai, sehingga tiap KD membutuhkan PT. Ulangan harian dilakukan apabila KD selesai. Dan jawaban siswa harus satu jawaban benar. Sasaran

PEMETAAN SK-KD IHT Internal sekolah SMAN 8 Batam

Ada beberapa informasi baru dari pelatihan tersebut sebagai berikut: Dasar/acuan / pengembangan KD   Menjadi IPK (Indikator Pencapaian Kompetensi) Dari mudah ke sukar (hubungannya dengan penetapan tingkat ranah kompetensi) Dari Sederhana ke kompleks (terkait dengan penetapan ruang lingkup/materi) Dari kongkrit ke abstrak (sebagai dasar penentuan materi ajar) Dari dekat ke jauh (terkait dengan pengambilan bahan ajar) Seringkali kesalahan beberapa guru dalam mengembangkan KD menjadi indikator dibuat sembarangan dan kurang memperhatikan aturan di atas. Disamping itu, informasi lain yang didapatkan bahwa SKL, SK, KD dan   IPK mempunyai karakterisatik yang sama ada   2   yaitu (kompetensi dan materi) Materi pokok, materi ajar, materi pembelajaran berbeda dan dalam menetapkan yang sederhana dan komplek yang tersurat (penulisannya) bukan yang tersirat. Artinya semakin banyak kata hubung "misal: tanda koma, dan " pada KD berarti KD tersebut komplek

Standar Kompetensi Lulusan

Gambar
Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah digunakan sebagai pedoman penilaian dalam menentukan kelulusan peserta didik. Standar Kompetensi Lulusan tersebut meliputi standar kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan dasar dan menengah, standar kompetensi lulusan minimal kelompok mata pelajaran, dan standar kompetensi lulusan minimal mata pelajaran. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 23 Tahun 2006 menetapkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Lampiran Permen ini meliputi: SKL Satuan Pendidikan & Kelompok Mata Pelajaran SKL Mata Pelajaran SD-MI SKL Mata Pelajaran SMP-MTs SKL Mata Pelajaran SMA-MA SKL Mata Pelajaran PLB ABDE SKL Mata Pelajaran SMK-MAK Pelaksanaan SI-SKL Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 24 Tahun 2006 menetapkan tentang pelaksanaan standar isi dan standar kompetensi lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah